Sabtu, 26 April 2014

Cara membuat HOTSPOT dengan mikrotik dan Login MOD.

Selamat Membaca:

Tutorial Membuat HOTSPOT Dengan MIKROTIK + Login MOD

Oke sob, siang ini saya akan mempostingkan Cara membuat hotspot dengan mikrotik dan aa beberapa variasi dibawah, oke langsung aja ke TKP, cekidottt... :D

Perlengkapan yang dibutuhkan :
  • Modem (Yang sudah terhubung INTERNET)
  • MikroTik RB / OS
  • Wireless Adapter / Access Point
  • 2 Kabel UTP
  • Software Winbox
  • Software WinSCP
  • File login.html yang sudah di Modifikasi
Topologi Jaringan yang akan digunakan untuk Membuat Konfigurasi Jaringan Hotspot Di MikroTik Dengan Winbox.

Konfigurasi Hotspot :
  • Buka Winbox dan mencari Mac Address untuk login, klick MAC Addressnya bukan IP Address nya.
  • Setelah memilih Mac Address , login menggunakan default yaitu , Login : Admin . Password : [Kosong]
  • Setelah berhasil login, kita dapat melihat Interfaces MikroTik tersebut di winbox.
  • Edit nama Interfaces agar mudah melakukan konfigurasi, ether1 = Internet , ether2 = Wifi Hotspot, lihat gambar di bawah ini.
  • Berikutnya kita harus mengisikan IP Address pada masing-masing ether yg sudah di beri nama. MenuIP - Address - [+]
  • Masukan IP Address untuk ether Wifi Hotspot 192.168.1.1/24, kemudian klik OK.
  • Setelah memasukkan IP Address ether Wifi Hotspot, Sekarang kita menggunakan DHCP Client untuk mendapatkan IP Internet. Menu - IP - DHCP Client - [+]
  • Pilih lah Interfaces "INTERNET" dan klik OK.
  • Untuk melihat IP address yang telah di konfigurasi. Menu - IP Address - Akan muncul Address List. lihat gambar di bawah ini.
  • Selesai Konfigurasi IP setiap ether, sekarang kita akan membuat Hotspot. Menu - IP Hotspot -Hotspot Setup. Lihat gambar di bawah ini.
  • Pilih HotSpot Interface - WIFI HOTSPOT.
  • Klik Next karena IP interface Wifi Hotspot sudah seperti yang telah di konfigurasi dan beri centang pada Masquerade Network.
  • Isi Address Pool. Pada tahap ini kita menentukan IP berapa sampai dengan IP berapa yang dapat menggunakan Wifi Hotspot. Contoh : 192.168.1.10-192.168.1.100 ( hanya IP dari 192.168.1.10sampai dengan IP 192.168.1.100 yang dapat menggunakan Wifi Hotspot ).
  • Selanjutnya konfigurasi SSL, karena kita tidak menggunakan SSL, pada select Certificate, pilih sajanone lalu klik next.
  • Konfigurasi IP SMTP Server. Jika anda memiliki SMTP Server, silahkan masukkan IP SMTP Serveranda, karena saya tidak punya maka langsung Next.
  • Selanjutnya Konfigurasi DNS, Karena DNS sudah auto detect dari Interface Internet, maka tidak perlu di konfigurasi lagi. Langsung klik Next. (jika belum ada, silahkan isi DNS yang anda inginkan).
  • Untuk DNS Name di kosongkan saja dan klik Next. (jika anda ingin memberi nama, silahkan).
  • Berikut tahap membuat user hotspot login. User : admin dan Password : kosong. (isi dengan yang anda inginkan). Kemudian Klik Next.
  • Setup membuat Hotspot sudah selesai. Seperti terlihat pada gambar di bawah ini.
  • Dan ini hasil membuat Hotspot tadi. Lihat gambar di bawah.
  • Klik pada menu Server Profiles dan isi DNS Name untuk Hotspot Login dan melimit bandwidth user Hotspot, seperti terlihat pada gambar di bawah.
  • Membuat user login lebih banyak lagi, Pilih Tab [Users] - [+] - Isikan Name ( Sebagai User ) Password ( Kode Pengaman ).
  • Dan seperti ini hasil kita membuat user Hotspot login.
  • Kemudian lakukan percobaan pada client yang sudah terkoneksi Wireless/Access Point. Buka browser ketik www.google.com, maka secara otomatis akan direct ke sbp-hotspot/login karena DNS Name yang telah di konfigurasi tadi.
  • Setelah memasukkan Username beserta Password dan berhasil login akan muncul seperti gambar di bawah ini.
Setelah tampilan di atas muncul maka Internet sudah dapat digunakan, akan tetapi Login Hotspot masih terlalu simple, dan kita akan melanjutkan cara mengganti Login Hotspot seperti yang kita inginkan. Ikuti step-step berikut untuk mengganti tampilan Login Hotspot.

Modifikasi Login Hotspot :
Download applikasi WinSCP di atas, install pada komputer anda dan jalankan. Kemudian isi sesuai data MikroTik anda . . .
Hostname : IP Mikrotik.
Username : admin
Password : Password mikrotik
Port number : jangan diubah, biarkan 22

Setelah login akan tampil seperti gambar di bawah ini . . .

Klik file "login.html" yang ada disebelah kanan, lalu drag and drop ke sebelah kiri. Maka file tersebut sudah ada di komputer anda. Sekarang tinggal mengedit file login.html tersebut seperti yang kita inginkan. Jika sudah selesai mengedit file login.html anda, kemudian drag n drop lagi file login.html yang sudah di edit ke sebelah kanan dan piih "overwrite".

Jika sudah selesai melakukan step di atas maka kita bisa coba akses menggunakan hotspot client dan yang akan tampil halaman login seperti yang anda buat tadi. Ini contoh editan Hotspot Login Page saya, silahkan download link di atas jika anda ingin menjadikan refrensi pembelajaran cara membuat login.html hotspot mikrotik.

Terima kasih telah berkunjung, dan semoga Tutorial Membuat HOTSPOT Dengan MIKROTIK ini bermanfaat :)

Posted By Unknown13.25

Selasa, 22 April 2014

Cara Setting Radio Air OS

Selamat Membaca:

Cara Setting Radio Air OS

Radio Rocket M5 AirOS sangat bagus dalam pengguna wireless apalagi untuk jarak 15 Km masih dapat menghasilkan singnal yang Bagus, tetapi kekurangan pada Rockt M5 AirOS itu hanya terdapat pada Frequency yang tidak Memaksimalkan, hanya terdapat 4 Frequency. Sehingga mudah Interfency terhadap pengguna Rocket M5 lain nya.... Ok, langsung saja kita ke settingan Rocket M5 Point to Point, sebelumnya perlu anda ketahui bahwa IP Default Rocket M5 yaitu : 192.168.1.20, dan didalam pembahasan kita ini saya memberi ip Radio Rocket M5 menjadi 1.1.1.100 yang menjadi sebagai Access Point nya, sedangkan untuk station nya saya beri IP Address 1.1.1.101.

Tahap pertama ubah IP Address komputer atau laptop anda menjadi 1.1.1.5 kemudian buka Mozilla atau Opera, ketikkan di address bar IP Address Access Point anda seperti ini 1.1.1.1 kemudian Enter maka akan muncul username dan password Login nya.
Username : ubnt
Password : ubnt
dapat anda lihat seperti gambar di bawah ini




Kemudian klik Login, maka anda akan masuk ke menu utama Rocket M5 AirOS, Lalu klik menu Network untuk merubah IP Address Radio Rocket M5 anda serta Gateway nya, seperti gambar dibawah ini.


Kemudian langkah selanjutnya klik menu Wireless
" Wireless Mode : Access Point "
" SSID : Nama SSID Access POint anda "
" Channel Width : Anda bisa buat 20 Mhz / 40 Mhz "
" Frequency List, Mhz : Ceklik "enabled" kemudian klik edit dan pilih frequency yang tidak dipakai Radio orang lain."
" Max TX Rate, Mbps : MCS 12 - 180 --> automatic "
Wireless Security
" Security : WPA "
" WPA Authentication : PSK "
" WPA Preshared Key : Buat Password anda "

Kemudian pada menu "system" pilih "system account" Kemudia buat password login ke Radio anda seperti gambar berikut ini


Setelah selesai anda setting kemudian "reboot" radio anda.

Setting Station Radio [Rocket M5] AirOS Masuk ke Web-page radio anda, disini saya memberi ip radio station 1.1.1.101, kemudian login dengan username serta password anda, kemudian untuk merubah "Ip Address" klik "Network" dan ubah IP Address sesuka anda. Kemudian klik menu "Wrieless"
" Wireless Mode : Station "
" Channel Width : auto 20/40 MHz "
" Frequency Scan List, MHz : Enabled "
" Max TX Rate, Mbps : MCS 15 - 130 [300] automatic "

Wireless Security
" Security : WPA - AES "
" WPA Authentication : PSK "
" WPA Preshared Key : Samakan dengan pasword access point tadi "

Kemudian klik " Change ", lalu pada "SSID" klik " Select " untuk mensurvay access point anda seperti dibawah ini


Kemudian klik menu " system dan buat password Login untuk Web-page Radio anda :D
Semoga berhasil Goodluck :D

Posted By Unknown08.27

Cara Setting Wireless Router TP-Link

Selamat Membaca:

Cara Setting Wireless Router TP-Link

Yak oke, npagi ini saya akan mempostingkan tentang cara mengkonfigurasi Wireless Router TP-LINK, ini tidak begitu rumit kok . Kalo memang mau belajar akan lebih mudah.

Baik sobat langsung saja, sebelum sobat melakukan konfigurasi ada baiknya kita menentukan terlebih dahulu topologi agar supaya mudah dalam memahaminya :
Berikut gambaran topologinya :

Cara Setting Wireless Router TP-Link

Untuk konfigurasinya sebagai berikut :

1.   Untuk lebih memudahkan kita dalam melakukan penyettingan wireless router, terlebih dahulu kita setting alamat komputer atau laptop kita menjadi 192.168.1.2 karena dalam keadaan default TP-Link Wireless Router memiliki alamat 192.168.1.1sehingga kita men setting komputer kita dengan alamat berbeda, ingat bahwa alamat harus bersifat unik dalam arti tidak ada device network yang sama alamatnya.

2.    Buka browser sobat, dalam hal ini saya menggunakan mozilla firefox kemudian inputkan IP Address (alamat) dari Wireless Router tadi yaitu 192.168.1.1 ke address bar browser sobat kemudian tekan enter.
Cara Setting Wireless Router TP-Link

3.    Masukkan username : admin dan password : admin maka akan muncul interface dari Wireless Router TP-Link. (perlu diketahui bahwa wireless router ini kita akan hubungkan dengan modem ADSL, pada umumnya IP Address default dari modem adalah192.168.1.1 sehingga kita harus mengganti IP Address yang berada di wireless router yang akan kita setting lebih lanjut, untuk mudahnya kita beri saja alamat wireless router menjadi192.168.2.1 dan alamat komputer/laptop kita ubah menkadi192.168.2.2 supaya kita dapat melanjutkan settingan terhadap wireless router).
Pilih menu Network > LAN isikan alamat seperti diatas kemudian Subnet Mask : 255.255.255.0
Cara Setting Wireless Router TP-Link
4.    Restart Wireless Router TP-Link dengan memilih menu System Tools > Reboot kemudian tunggu beberapa saat kemudian masuk ke sistem Wireless router TP-Link seperti langkah awal.

5.    Setelah masuk ke interface administrator, pilih menu Quick Setup kemudian next dan isikan settingan sebagai berikut :
Cara Setting Wireless Router TP-Link
·         Wireless Radio : Enable
·         SSID : TP-Link_DE3896 (bisa diisi sembarang sesuai nama hotspot sobat)
·         Region : Indonesia
·         Channel : 6 (sesuaikan : channel yang belum dipergunakan disekitar hotspot sobat)
·         Mode : 54Mbps (802.11g)
·         Next

6.    Selanjutnya adalah setting Gateway dan DNS dengan memilih menu Network > WAN (sesuaikan dengan modem ADSL sobat).
·         Klik Renew pada bagian Gateway dan isikan IP Address modem yaitu 192.168.1.1
·         Checklist bagian Use These DNS Server isikan DNS Server yang terdekat di wilayah sobat misalnya untuk indonesia timur saya menggunakan untuk Primary DNS : 203.130.193.74 danSecondary DNS : 203.130.196.155
·         Save untuk menyimpan hasil settingan.

7.    Langkah selanjutnya adalah setting security wireless router nya agar orang yang berhak yang dapat menggunakan koneksi, pilih menu Wireless > Wireless Setting :
Cara Setting Wireless Router TP-Link

·         Beri tanda centang Enable Wireless Security
·         Security Type : WEP
·         Security Option : Automatic
·         WEP Key Format : Hexadecimal
·         Key1: 1234567890 (bisa diganti); Key Type: 64bit

8.    Langkah terakhir yaitu dengan menyetting DHCP server agar client secara otomatis mendapatkan IP Address sendiri, yaitu pilih menu DHCP > DHCP Setting kemudian isikan range IP Address (sesuaikan berapa komputer/laptop yang akan terhubung) misalnya Start IP Address : 192.168.2.2 dan End IP Address : 192.168.2.10 berarti IP Address (alamat) yang digunakan oleh client baik terhubung menggunakan wifi atau kabel akan menempati alamat 2 sampai dengan 10.

9.    Save dan Reboot untuk Wireless Router TP-Link sobat dan siap untuk digunakan.

Mudah bukan, langkah selanjutnya koneksikan Wireless Router TP-Link sobat dengan Modem ADSL agar teman-teman dapat menikmati layanan internet gratis. Terimakasih atas kunjungannya. Jangan lupa tinggalkan komentar kalian :D


Posted By Unknown08.17

Senin, 14 April 2014

Belajar Dasar Teknik Jaringan Komputer

Selamat Membaca:

Belajar Dasar Teknik Jaringan Komputer

Kali ini Saya akan Membahas untuk Dasar Teknik Jaringan Komputer . Apa saja yang harus di siapakan dalam Belajar Teknik Komputer ini adalah Pertama paham Akan Teori dasar, Hardware,dan Software 

Untuk yang petama saya akan jelaskan ada Tentang Teori Dasar .  kenapa KIta harus Tau Teori Dasar ? Karena ada Pepatah mengatakan Tak Kenal Maka Tak Sayang . Untuk Itu saya akan Menjelaskan Teori Dasar Mungkin hanya Intinya saja . Untuk Lebih detail nanti Saya akan lakukan Postingan .

A. Teori Dasar 




1.      Teori Tentang Pengertian Jaringan Komputer 
Dalam Hal ini Biasanya emang Tidak Terlalu penting . Tapi wajip di ketahu . Jaringan Komputer adalah sebuah System yang di banguan Agar Komputer dapat Melakukan Komunikasi Data . Seperti 
  • Berbagi File 
  • Berbagi Fasilitas ( Printer scaner dll)
  • Berbagi koneksi internet atau intranet 


2.      Teori Sejarah Jaringan Komputer
Sejarah jaringan komputer bermula dari lahirnya konsep jaringan komputer pada tahun 1940-an di Amerika yang digagas oleh sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Universitas Harvard yang dipimpin profesor Howard Aiken.mPada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan kaidah antrian.

Kemudian ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai berkembang sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer harus melayani beberapa tempat yang tersedia (terminal), untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System).Maka untuk pertama kalinya bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan.Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah komputer atau perangkat lainnya yang terhubung dalam suatu jaringan (host) komputer. Dalam proses TSS mulai terlihat perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri. Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset yang bertujuan untuk menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik pada tahun 1969. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET.Pada tahun 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan. Dan pada tahun 1970 itu juga setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing). Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dalam proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat. Di kutip Dari (wikipedia)

3.      Teori Klasifikasi Jaringan Komputer
Untuk Klasifikasi Jaringan Komputer disini ada Beberapa dia antaranya 
Berdasarkan Geografisnya . Jaringan Komputer Terbagi menjadi 3 yaitu LAN (Local Area Network) dimana Cakupan jaringannya hanya satu lokal Misalkan Rumah menguanakan Wifi Dari Pihak ISP nah itu bisa di bilang LAN . MAN (Metropolitan Area Network) Untuk yang satu ini Adalah Sekumpulan LAN LAN yang menjadi Satu tapi masih dalam Satu LOKASI . Contohnya masih Dalam satu lingkup Kantor Atau daerah. WAN (Wide Area Network ) adalah Jarigana luar cakupanya adalah Daerah Kota Sampai Negara . Ini biasanya di sebut Internet 
Berdasarkan Fungsinya Jaringan Komputer , Jaringan Komputer mempunyai Beberapa Type di antaranya Client-Server dan Pear to Pear . Client-server itu adalah jaringan yang menghubungkan antara Client ke server biasanya ini di lakukan pada Pembagian koneksi internet atau File . Pear to Pear kalo ini sama saja seperti Face to face Berarti Hubugan 2 client yang berbedan ini sifaatnya privet . Biasanya untuk Bermain Game atau Sharing Data .
Berdasarkan Topologi Jarigan . Topologi jaringan adalah hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan station. Topologi jaringan dapat dibagi menjadi 6 kategori utama seperti di bawah ini. Berikut Topologi Jaringan Komputer Topologi bus, Topologi ring, Topologi Star, Topologi Mash, Topologi Tree, Topologi Hiraki 
Berdasarkan Distribusi Sumber Informasi/Data. Jaringan terpusat Jaringan ini terdiri dari komputer klien dan peladen yang mana komputer klien yang berfungssi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer peladen.Jaringan terdistribusi Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer peladen yang saling berhubungan dengan klien membentuk sistem jaringan tertentu.
Berdasarkan Media Transmisi Data dalam hal ini Media Transmisi data ada Beberapa Kabel dan Nirkabel . kalo Kabel yang biasa di guanakan Adalah UTP, Fiber Optic dan Coaxial itu untuk media Kabel jika Nirkabel Seperti Wirelles/Wifi , Vsat dll 

4.      Teori Tentang OSI LAYER 
Nah Yang ini sangat Penting Kenapa karena Itu sebagai Tulang pungung dalam membuat Jaringan Komputer yang aman atau dasar Dari Firewall . Apa lagi nanti jika menguanakan Perangkat Dari Cisco harus paham OSI layer tersebut

5.      Teori Tentang Perkabelan Di Jaringan Komputer
Nah Teori ini khusus untuk Mengetahu seorang Teknisi Jaringan Harus paham dengan Kabel Yang harus di gunakan Terus Kelemahannya cara Terminasi Dari setiap kabel Contohnya Terminasi Kabel UTP yang biasa  DI lakukan oleh Orang . adalah membuat Sususan straghtover Dan Crossover mereka harus paham Keguanan setiap Pin Atau Kabel pada UTP berserta susuana warna untuk membuat Type di atas .

kabel utp


6.      Teori Tentang Subneting 
kalo teori ini Tahap Terakhir Dimana Seorang teknisi Di haruskan Bisa menghitung jumalah IP pada 1 Jariangan Dan menetukan Subnetnya . untuk Teori ini sih simple aja ngga ribet karenan sudah ada aplikasi atau softwarenya untuk menghitung IP . 

Nah, mungkin cukup dulu ya untuk materi posting hari ini. semoga bermanfaat :D
Terimakasih..

Posted By Unknown09.17

Selasa, 08 April 2014

Gambar-Gambar dan Cara Lengkap Instalasi WAN

Selamat Membaca:

 Gambar-gambar dan cara lengkap instalasi WAN
 
Card wireless LAN atau USB WLAN

Card wireless LAN dirancang untuk penggunaan indoor, walaupun beberapa card WLAN pada bagian antenna dapat kita ganti dengan antenna eksternal/outdoor. Penggunaan USB WLAN dapat lebih menekan biaya dan kelebihan dari sisi fleksibilitas.
Gambar WiFi Card dan USB WLAN
Pigtail
Kabel pigtail digunakan untuk menghubungkan radio pemancar dengan antenna outdoor. Pigtail dibuat tidak terlalu panjang (maks. 60cm) untuk menghindari loss koneksi yang tinggi.
Gambar pigtail
Antenna
Antenna berfungsi untuk menyebarkan sinyal. Pada antenna eksternal digunakan untuk menyambungkan titik-titik jarak jauh beberapa kilometer. Antenna bawaan pada radio pemancar biasanya jarak jangkauan hanya beberapa puluh meter. Ada banyak tipe antenna yang dapat digunakan tergantung aplikasi yang dipakai.
· Pada sisi client, kita biasanya mengggunakan antenna directional, seperti antenna parabola, grid, yagi atau antenna kaleng.
· Disisi Access point, biasanya digunakan antenna omni atau antenna sektoral.

Gambar antenna Omni, antenna Grid, dan antenna Yagi.
Access Point
Alat Access point mempunyai dua fungsi:
· sebagai jembatan/bridge antenna jaringan wireless dan jaringan kabel LAN melalui konektor RJ-45 yang umumnya tersedia dibelakang Access Point
· sebagai jembatan/bridge antarjaringan wireless. Biasanya dipakai menghubungkan komputer client.
Beberapa Access point mempunyai fungsi kompleks, seperti routing, DHCP server, firewall, proxy server semua menjadi satu di dalamnya. Seringkali kita dapat mengganti antenna bawaan dengan antenna eksternal.
Gambar beberapa access point indoor
Topologi Jaringan Wireless
Jaringan Hybrid (Wired Network dan Wireless Network)
Jaringan Hybrid adalah menghubungkan antara jaringan wired dan jaringan wireless menggunakan akses point. Untuk menghubungkan jaringan kabel dengan jaringan wireless hubungkan switch dengan port LAN pada akses point.

Gambar Topologi jaringan Hybrid

MENGINSTALASI WIDE AREA NETWORK
Ada dua cara menghubungkan antar-PC dengan system wireless, yaitu sistem adhoc dan sistem Infrastructure.
System ad-hoc
Adalah sistem peer to peer. Artinya sebuah komputer dihubungkan dengan sebuah komputer lainnya agar saling mengenal SSID (Service Set Identifier). Jika digambarkan, sistem ini hampIr serupa dengan sistem direct connection. Perbedaanya, sistem direct connection masih menggunakan kabel UTP crossover atau kabel USB.
System infrastructure
Adalah hubungan antar-PC yang menggunakan suatu alat yang bernama Access Point sebagai media penghubung dalam satu area tertentu (coverage). Access point dapat dianalogikan dengan hub pada jaringan kabel.
Keuntungan penggunaan access point:
- Pengaturan lebih mudah.
- Tidak diperlukan sebuah PC yang harus online 24 jam untuk melayani network.
- Sistem security yang lebih terjamin. Hardware access point memiliki beberapa fitur seperti block IP, membatasi pemakaian port, dan fitur keamanan lainnya.
Langkah-Langkah Instalasi sistem ad-hoc
Alat yang dibutuhkan:
· 2 unit PC (atau dapat juga digunakan laptop yang tersedia WiFi)
· 2 unit USB WLAN atau Card WiFi atau PCMCIA untuk laptop tanpa WiFi.
Komputer #1
Komputer pertama yang disambungkan dengan USB WLAN pada port USB, sampai terdeteksi adanya hardware baru, kemudian instalkan driver USB yang cocok sampai driver terinstal dengan sempurna dan alat dapat digunakan dengan baik. Komputer pertama harus kita berikan nama SSID, misalnya [kompie1] dengan cara:

  1. klik icon Network Wireless yang terletak di bagian kanan bawah taskbar (tray).
  2. Klik [advanced],akan muncul jendela [Wireless Network Connection properties]
  3. Klik [advanced],akan muncul jendela kecil, kemudian klik check list [Computer-tocomputer [ad-hoc] networks only], klik [Close].
  4. Masih di tabs [Wireless Network Connection properties] klik [Add] akan tampil jendela baru, ketikan [kompie1] di bagian [Network name (SSID):] klik [Ok] dan tutup jendela [Wireless Network Connection properties] dengan klik tombol [Ok].
Komputer #2
Komputer kedua disambungkan dengan USB WLAN sampai dengan terdeteksi dan driver terinstal sempurna. Lakukan langkah yang sama seperti pada komputer pertama sampai dengan ceklist [Computer-to-computer [ad-hoc] networks only]. Apabila setting-an benar maka akan terlihat satu broadcast atau nama SSID dari komputer yang pertama, yaitu [kompie1]. Hal itu menunjukkan komputer kedua dapat melakukan link ke komputer pertama. Dengan begitu kedua komputer sudah siap untuk saling berkoneksi yang ditunjukkan oleh munculnya “balon tampilan” yang menunjukkan koneksi peer to peer sudah aktif di taskbar tray. Instalasi Access Point

Alat yang dibutuhkan:
a. 2 unit PC
b. 1 unit access point Linksys seri WRT54G atau yang sejenis.
c. 2 unit USB WLAN beserta driver dan buku manual.
d. Kabel UTP straight
Langkah-Langkah:
Komputer #1

  1. Hubungkan komputer pertama pada port WAN Access point dengan menggunakan kabel UTP konfigurasi straight melalui LAN card.
  2. Setting IP Address LAN card pada komputer pertama dengan 192.168.1.100 dan subnet mask 255.255.255.0
  3. Tambahkan default gateway IP Address 192.168.1.1 Gambar Menambahkan IP address dan Default gateway pada komputer 1
  4. Buka program Internet Explorer dan ketikan alamat http://192.168.1.1 (alamat default dari Access Point Linksys). Gambar Setting akses point melalui web browser
  5. Aktifkan fungsi DHCP Pada Access Point untuk memberikan IP address secara dinamis pada komputer Client. Isikan Scope untuk DHCP Address antara 192.168.1.100 – 192.168.1.150 sehingga IP Address yang diberikan pada DHCP  Client (komputer 2) berada pada range tersebut.
  6. Pada DHCP Server pilih enable untuk mengaktifkan DHCP Server. DHCP Server ini berguna untuk memberikan alamat IP secara dinamis pada komputer yang terhubung secara wireless (dalam hal ini komputer 4 dan 5)
  7. Isikan Starting IP Address dengan alamat IP awal/pertama yang digunakan untuk komputer wireless
  8. Maximum Number of DHCP Users diisi dengan jumlah maksimum komputer wireless yang diperbolehkan untuk terhubung ke akses point
  9. Klik Save Setting untuk menyimpan konfigurasi
Install Wireless Adapter (USB WLAN) Pada Komputer 2
  1. Setting IP Address pada komputer 2 secara dynamic :
  2. klik kanan icon My Network Places pada desktop lalu pilih properties
  3. Pilih Local Area Connection, klik kanan lalu pilih properties
  4. Pada menu This connection uses the following items pilih Internet Protocol(TCP/IP) lalu klik properties
  5. Pilih Obtain an IP Address automatically, lalu klik Ok Menghubungkan komputer #2 dengan Access Point
  6. Koneksikan komputer 2 pada access point dengan meng-klik icon wireless connection pada system tray windows dan pilih access point yang dikehendaki lalu klik connect.  Gambar Cara menghubungkan komputer kedua pada akses point Tes koneksi menggunakan software DOS
  7. Test koneksi dari komputer yang terhubung dengan wired dengan komputer yang terhubung secara  wireless (misal dari komputer 1 ke komputer 2 atau sebaliknya):
  • Dari komputer #1, klik start dan pilih run
  • Pada Tab Open isikan perintah : command
  • Pada command promp ketik ipconfig untuk melihat ip address yang diberikan dhcp server kepada    komputer ini.
  • Dari komputer #2 klik start lalu pilih run
  • Pada tab open ketik perintah : ping [ip komputer #1 yang diberikan oleh DHCP Server]
  • Jika tampil tulisan Reply from…… maka koneksi ke komputer 1 berhasil
  • Tetapi jika tampil tulisan request time out maka terjadi kesalahan pada saat setting
  • Test Koneksi dari komputer 1 dan 2 menuju LAN interface akses point
  • Pada komputer 1,2 klik start lalu pilih run
  • Ketik perintah : ping 192.168.1.1
  • Jika tampil tulisan Reply from…… maka koneksi ke LAN interface akses point berhasil
Instalasi Access Point Linksys WRT54G.
Alat yang dibutuhkan:

  1. 6 unit PC
  2. 1 unit access point Linksys seri WRT54G atau yang sejenis.
  3. 2 unit USB WLAN beserta driver dan buku manual.
  4. Switch atau hub.
  5. Kabel UTP
Langkah-Langkah
  1. Hubungkan komputer 6 pada port WAN Akses point dengan menggunakan kabel UTP konfigurasi straight.
  2. Setting IP Address pada komputer 6 dengan 10.122.69.254 dan subnet mask 255.255.255.0
  3. Dari jaringan yang telah dibentuk,meghubungkan switch ke port LAN akses point dengan cara menghubungkan kabel UTP konfigurasi straight pada salah satu port pada switch menuju port LAN akses point.
  4. Tambahkan default gateway pada komputer 1,2 dan 3 dengan IP Address 192.168.1.1
  5. Gambar Menambahkan Default gateway pada komputer 1,2,dan 3
  6. Setting IP address LAN pada wireless Access Point dengan IP 192.168.1.1 dan IP address WAN dengan 10.122.69.1 dengan subnet mask 255.255.255.0 :
  7. - Pada komputer yang terhubung dengan switch (bisa dari komputer 1,2,3) lakukan setting akses point melalului web browser (bisa menggunakan internet explorer, mozilla firefox atau lainnya) dengan mengetikkan
  8. http://192.168.1.1 pada Address bar browser, 192.168.1.1 merupakan alamat default dari Access point
  9. Gambar Setting akses point melalui web browser
  10. -Pada Menu Internet Connection Type pilih Static IP
  11.  Isikan Internet IP Address dengan IP Address yang diberikan oleh ISP (Lihat gambar topologi jaringan ). Pada gambar topologi di atas alamat IP WAN12
  12. yang diberikan adalah 10.122.69.1 dan komputer yang langsung terhubung ke internet adalah 10.122.69.254 (alamat gateway). Sehingga isikan Internet IP Address dengan 10.122.69.1 dengan subnet 255.255.255.0 dan alamat gateway dengan 10.122.69.254, Static DNS diisi dengan alamat DNS yang diberikan oleh ISP, pada praktikum ini isi dengan 202.46.5.1 dan 202.46.5.2
  13. -Local IP Address merupakan alamat interface LAN pada akses point. Isikan dengan 192.168.1.1 dan subnet mask 255.255.255.0
  14. Gambar Halaman Setting pada akses point
  15. 17. Aktifkan fungsi DHCP Pada Access Point untuk memberikan IP address secara dinamis pada DHCP Client. Isikan Scope untuk DHCP Address antara 192.168.1.100
  16. 192.168.1.150 sehingga IP Address yang diberikan pada DHCP Client (komputer 2 dan 4) berada pada range tersebut.
  17. Pada DHCP Server pilih enable untuk mengaktifkan DHCP Server. DHCP Server ini berguna untuk memberikan alamat IP secara dinamis pada komputer yang terhubung secara wireless (dalam hal ini komputer 4 dan 5)
  18. Isikan Starting IP Address dengan alamat IP awal/pertama yang digunakan untuk komputer wireless
  19. Maximum Number of DHCP Users diisi dengan jumlah maksimum komputer wireless yang diperbolehkan untuk terhubung ke akses point
  20. Klik Save Setting untuk menyimpan konfigurasi Gambar Cara mensetting DHCP Server pada akses point 
  21. Untuk melihat routing table klik Advance routing dan klik Show routing table Gambar Option Advance Routing Gambar Menu Advance Routing
  22. Install Wireless Adapter Pada Komputer 3 dan 4
  23. Setting IP Address pada komputer 4 dan 5 secara dynamic :
   - Pada komputer 5 dan 6, klik kanan icon My Network Places pada desktop lalu pilih properties
   - Pilih Local Area Connection, klik kanan lalu pilih properties
   - Pada menu This connection uses the following items pilih Internet Protocol (TCP/IP) lalu klik properties
   24. Pilih Obtain an IP Address automatically, lalu klik OK
   25. Koneksikan komputer 3 dan 4 pada access point dengan meng-klik icon wireless connection pada   system tray windows dan pilih access point yang dikehendaki lalu klik connect.
   26. Test koneksi dari komputer yang terhubung dengan wired dengan komputer yang terhubung secara wireless (misal dari komputer 1 ke komputer 4):
      · Dari komputer 4, klik start dan pilih tun
      · Pada Tab Open isikan perintah : command
      · Pada command promp ketik ipconfig untuk melihat ip address yang diberikan dhcp server kepada komputer ini.
      · Dari komputer 1 klik start lalu pilih run
      · Pada tab open ketik perintah : ping [ip komputer 4 yang diberikan oleh DHCP Server]
      · Jika tampil tulisan Repply from…… maka koneksi ke komputer 1 berhasil
      · Tetapi jika tampil tulisan request time out maka terjadi kesalaha n pada saat setting
      · Test koneksi komputer yang lain (komputer 2 ke 5, 3 ke 4, 4 ke 2, dsb)
   27. Test koneksi dari komputer wireless menuju komputer wired (misal dari computer 4 ke komputer 1,  komputer 5 ke komputer 3)
   28. Test Koneksi dari komputer wired ke menuju LAN interface akses point
      · Pada komputer 1,2,3 klik start lalu pilih run
      · Ketik perintah : ping 192.168.1.1
      · Jika tampil tulisan Repply from…… maka koneksi ke LAN interface akses point berhasil
   29. Test koneksi dari komputer wired dan wireless ke alamat WAN interface dari akses point
      · Pada komputer 1,2,3,4,dan 5 klik start, lalu pilih run
      · Ketik : ping 10.122.69.1
      · Jika tampil tulisan Repply from…… maka koneksi ke WAN interface akses point berhasil
30. Test koneksi dari komputer 1,2,3,4, dan 5 ke komputer gateway internet (komputer 6)
· Pada komputer 1,2,3,4,dan 5 klik start, lalu pilih run
· Ketik : ping 10.122.69.254
· Jika tampil tulisan Repply from…… maka koneksi ke komputer gatewayinternet telah berhasil.

Posted By Unknown08.28