Jumat, 04 Maret 2016

Artikel BISNIS 'Rahasia Sukses Kepemimpinan'

Selamat Membaca:

ARTIKEL BISNIS
DENGAN JUDUL
RAHASIA SUKSES KEPEMIMPINAN







 Abstrak
Pada dasarnya seorang pemimpin itu adalah seseorang yang bisa mempinpin anak buahnya agar bisa berjalan secara berirama, bersama sama, dan bersinergi dalam mencapai sebuah tujuan yang dicita-citakan bersama.
Seorang pemimpin adalah seseorang yang dapat berkomunikasi dengan mendengar aktif yang dapat diartikan pemimpin harus mendengar secara langsung apa yang di rasakan oleh bawahannya atau masalah apa yang sedang dihadapi. Walaupun pemimpin tersebut bukan yang menyelesaikan masalah tetapi ia akan lebih bisa mendengan ddan memberikan dorongan kepada bawahan tersebut. Sehingga ke depannya komunikasi akan lebih tersalin dengan baik karena pemimpin sudah mengerti apa yang dirasakan oleh anak buahnya.
Pemimpin itu adalah seseorang yang dapat mewujudkan sinergi. Yang dimaksud adalah pemimpin itu bisa menggerakkan semua anak buahnya agar bekerja maksimal pada apa yang harus ia kerjakan. Walaupun pemimpin tersebut sudah mempunyai rencana tapi dia tetap akan melibatkan semua anak buahnya didalam merancang rencananya tersebut agar bisa lebih bersinergi.
Pemimpin juga harus bisa membentuk super team. Karena didalam menyelesaikan pekerjaan sangat dibutuhkan apa yang namanya super team. Bejerka dengan team yang tepat dan benar akan menghasilkan sesuatu yang baik pula.
Menjadi roh kesuksesan perusahaan yang dapat diartikan bahwa pemimpin itu tidak hanya harus pintar atau sebagainya. Tetapi pemimpin itu harus bisa menjaga hati, etika, dan spiritualnya. Karena itu akan menjadi roh kesuksesan bagi perusahaan.
Pada intinya seorang pemimpin adalah seorang yang bisa menjadi tuladha bagi bawahannya. Bisa menjadi roh yang baik untuk perusahaanya ataupun organisasinya.



Pada artikel ini akan dibahas beberapa rahasia menjadi seorang pemimpin yang sukses. Karena menjadi seorang pemimpin itu tidak bisa asal-asalan karena pemimpin adalah seorang yang berada dibarisan paling depan yang akan memimpin anggota anggotanya agar bisa mewujudkan cita-cita bersama.
Ada 5 rahasia sukses menjadi pemimpin yang akan dibahas disini.

1.      Komunikasi dengan Mendengar Aktif
Keberhasilan suatu organisasi atau perusahaan sangat ditentukan oleh pemimpinnya. Lingkaran pusat kepemimpinan adalah komunikasi. Komunikasi merupakan seni atau cara untuk menyampaikan sesuatu agar orang lain dapat memahami kita. “komunikasi merupakan keterampilan paling penting dalam hidup. Kita menghabiskan sebagian besar jam bangun kita untuk berkomunikasi,” kata Stephen R. Covey. Dalam memecahkan masalah bawahan kita cenderung untuk masuk, untuk memperbaiki segala sesuatu dengan naihat yang baik, tetapi sering kali kita mengalami kegagalan, terutama kegagalan dalam meluangkan waktu untuk mendiagnosa masalah, untuk benar benar terlebih dahulu mengerti secara mendalam tentang masalahnya. Kita biasanya berusaha untuk lebih dahulu dimengerti. Kebanyakan orang tidak mendengar untuk mengerti, tapi mereka mendngar untuk menjawab. Mereka bersiap untuk berbicara, menyaring segalanya memalui paradigm mereka sendiri, dan membacakan autobiografi mereka ke dalam kehidupan orang lain. Untuk berusaha mengerti lebih dahulu, kita membutuhkan perubahan peradigma yang tidak mudah.
Kita sejak kecil sudah diajarkan berbicara, membaca, menulis tetapi kita tidak diajarkan mendengar dengan baik. Mendengar ada beberapa tingkatan, mulai dari tidak berusaha mendengar, pura-pura mendengar, mendengar hanya pada bagian yang kita senangi saja, mendengar dengan penuh perhatian, dan mendengar aktif. Mendengar aktif merupakan titik pusat komunikasi. Mendengar aktif lebih efektif digunakan apabila lawan bicara mempunyai masalah, mulai dari masalah yang dialami anak-anak, remaja, orang tua, sampai masalah remaja. Tujuan mendengar aktif adalah membantu lawan bicara beralih dari masalah yang tampak ke masalah yang mendasar atau masalah yang sesungguhnya, mencegah anda memberikan pemecahan masalah, membantu lawan bicara memecahkan masalah secara mendiri, dan merangsang hubungan yang lebih  hangat. Mendengar aktif adalah mendengar dengan merespon perkataan, maksud, dan perasaan lawan bicara. Dengan mrespons perkataan, maksud, dan perasaan lawan bicara, maka lawan bicara akan merasa senang karena perasaannya dapat diserap sedikit demi sedikit. Akibatnya, ia bisa menjadi lebih ramah dan timbul rasa saying lebih mendalam. Lawan bicara akan mulai mendengarkan anda dan menjadi lebih bertanggung jawab. Selain itu anda tidak harus menjadi ‘Orang Super’. Dengan mendengar aktif, kita tidak perlu memcahkan masalahnya, tetapi ia dapat menyelsaikan masalahnya sendiri. Mendengar aktif merupakan titik pusat komunikasi, salah satu penentu dalam keberhasilan seorang pemimpin. Mendengar aktif merupakan rahasia sukses kepemimpinan.

2.      Mewujudkan Sinergi
Sesudah bangunan ka’bah yang rusak diperbaiki setinggi orang berdiri, tiba gilirannya untuk mletakan hajar aswad yang disucikan ditempatnya semula di sudut timur. Timbul perselisihan dikalangan Quraisy tentang siapa yang seharussnya mendapat kehormatan meletakkan batu itu ditempatnya. Perselisihan memuncak, sehingga hamper saja timbul perang saudara. Keluarga Abd’d Dar dan keluarga ‘Adi bersepakat tidak akan membiarkan kabilah manapun campur tangan dalam kehormatan yang besar ini. Untuk itu, mereka mengangkat sumpah bersama. Keluarga Abd’d dar membawa sebuah baki berisi darah, kemudian mereka memasukkan tangan mereka ke dalam baki itu guna memperkuat sumpah mereka. Oleh karena itu, sumpah tersebut diberi nama La’awat’d-Damm, yang berarti jilatan darah.
            Abu Umayya bin’I-Mughira dari Banu Makhzum merupakan orang yang tertua di antara mereka, dihormati dan dipatuhi. Setelah melihat keadaan serupa itu, ia berkata kepada mereka “serahkanlah putusan kamu ini ditangan orang yang pertama kali mamasuki pintu shafa ini”. Tatkala mereka melihat Muhammad adalah orang pertama mamasuki tempat itu, mereka berseru, “Ini Al-Amin, kami dapat menerima kaputusannya.” Lalu mereka menceritakan peristiwa itu kepadanya. Ia pun mendengarkan dan melihat dimata mereka betapa berkobarnya api permusuhan itu. Ia berpikir sebentar, lalu berkata, “Kemarikan sehelai kain.” Setelah kain dibawakan, dihamparkannya dan diambilnya batu itu, lalu diletakannya dengan tangannya sendiri, kemudian Muhammad berkata, “Hendaknya setiap ketua kabilah memegang kedua ujung kain ini.” Mereka bersama-sama membawa kain tersebut ke tempat batu itu akan diletakkan. Lalu Muhammad mengeluarkan batu-batu itu dari kain dan meletakannya di tempatnya. Dengan demikian perselisihan itu berakhir dan bencana dapat dihindarkan. Muhammad melakukan apa yang dalam manajemen disebut berpikir menang-menang yang dapat mewujudkan sinergi.
3.      
     Super Team
Bill gate dan Paul Allen merintis Microsoft pada tahun 1975. Perusahaan tersebut ketika itu masih kecil, tetapi mempunyai mimpi ‘sebuah computer diats setiap meja krja di setiap rumah, menjalankan perangkat microsoft’. Microsoft menciptakan system operasi MS-DOS, kemudian membuat windows yang terdapat di hamper setiap rumah dan kantor. Akhirnya sekarang telah terbukti, system operasi windows menguasai 80% system operasi dunia. Untuk menggapai mimpir tersebut, Microsoft hanya mempekerjakan orang-orang cerdas dan kemudian membentuk tim-tim kecil yang kreatif untuk mengerjakan suatu proyek dalam waktu tertentu. Setiap individu mempunyai peran yang sesuai dengan pengetahuan dan keterampilan masing-masing. Setiap unit di perusahaan ini meakukan pekerjaan dengan pola yang relatif sama, yaitu membuat tim kerja yang relative kecil dan secara bersama-sama menyelesaikan tugas dengan sukses.
            Setiap tim kerja di Microsoft mempunyai kebabasan untuk menentukan cara terbaik menyelesaikan tugas dengan kreatifitas yang mereka miliki. Meskipun demikian, kebebasan tersebut tetap dibingkai oleh pedoman tertentu. Keputusan-keputusan kecil msih menjadi kekuasaan ketua tim kecil. Rancangan besar tujuan dan kegiatan proyek selalu dipresentasikan kepada semua anggota untuk dibahas bersama-sama. Setiap tim kerja mengajukan cara pendekatan yang akan digunakan untuk menyelsaikan proyek. Proposal kemudian didiskusikan dan dibahas. Jika proposal ditolak, tim kerja harus m,embuat proposal  baru. Keberhasilan Microsoft bukan semata-mata karena Bill gates dan Paul Allen, tetapi lebih ditentukan oleh tim kerja.

4.      Roh perusahaan sukses
Dalam buku Corporate Mistyc, perusahaan-perusahaan yang sukses dalam jangka panjang karena para manajernya sangat menjaga etika dan menjunjung tinggi nilai-nilai spiritual. Mereka bukan hanya menghadirkan uang, maialinkan juga hati dan jiwa mereka dalam bekerja, sesuai nasihat Ibnu Khaldun Hati dan Jiwa merupakan ruh perusahaan yang sukses.

5.      Belajar dari Semut dan Kutu Daun
Semut merupakan binatang yang hidup berkelompok didalam tanah, membuat liang dan ruang yang bertingkat-tingkat sebagai rumah dan gudang tempat penyimpanan makanan musim dingin. Kerapian dan kedisiplinan yang terdapat pada kerajaan semut sebagai bagian yang harus dicontoh oleh manusia.semut juga mempunyai kemampuan untuk bekrja sama dengan binatang lain, salah satunya Kutu Daun.

Referensi:

Suyanto, M. 2005. Smart In Leadership. Yogyakarta: Andi Yogyakarta

0 komentar:

Posting Komentar